Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Maret 2012

10 Macam Gangguan Tidur yang Menakutkan

10 Macam Gangguan Tidur yang Menakutkan: Tidur seharusnya menjadi waktu istirahat yang damai dan rileks. Tapi bagi sebagian orang yang mengalami gangguan tidur, tidur bisa menjadi hal yang menakutkan. Apa saja gangguan tidur yang menakutkan?

10 Gangguan Tidur yang Menakutkan

Berikut 10 macam gangguan tidur yang dianggap menakutkan:

1. Gangguan Mimpi Buruk
Orang dengan gangguan mimpi buruk sering terbangun dengan keringat dingin dan kenangan buruk dalam mimpi yang mengerikan. Hal ini juga akan mengganggu kualitas hidupnya. Karena sebagian dari mereka mungkin takut untuk tidur.

Stres dan kurang tidur adalah memicu utama mimpi buruk. Menurut American Sleep Association (ASA) beberapa obat juga dapat memicu mimpi buruk. Pada kasus yang berat, konseling atau obat penenang mungkin diperlukan untuk meredakan kecemasan yang mendasari mimpi buruk.

2. Tidur Sambil Berjalan (Sleepwalking)
Sekitar 15 persen orang dewasa kadang-kadang terbangun dan berjalan seenaknya di sekitar rumah masih dalam keadaan tidur. Pada anak-anak, jumlahnya bahkan lebih tinggi.
Sleepwalking bisa dipicu oleh stres, tidur tidak nyenyak, dan genetika. Orang yang tidur sambil berjalan dapat melakukan apa saja. Mereka mengerti arah, dapat memindahkan perabot atau membuka pintu.
Sebuah studi yang dipublikasikan pada tahun 2003 dalam jurnal Molecular Psychiatry, menemukan bahwa 19 persen orang dewasa yang berjalan dalam tidur terluka saat melakukan serangan malam mereka.
Jatuh merupakan bahaya terbesar, jadi jika Anda punya kebiasaan mengigau dan berjalan saat tidur, para ahli menyarankan Anda memindahkan kabel listrik dan jauhkan tempat tidur dari tangga.

3. Teror Malam
Berteriak, meronta-ronta, panik, dan mondar-mandir adalah gejala orang yang mengalami teror malam.
Tidak seperi mimpi buruk yang terjadi selama tidur, teror malam terjadi biasanya terjadi di awal malam. Hal ini biasanya terjadi pada anak-anak. Orang yang mengalami teror malam tiba-tiba akan duduk tegak, mata terbuka, meskipun sebenarnya mereka tak melakukan pendangan.
Penyebab pastinya belum diketahui. Tapi demam, tidur tidak teratur dan stres dapat memicu teror malam. Untungnya menurutnya ASA, teror malam akan berkurang seiring usia.

4. Halusinasi Mengantuk
Kita biasa melihat hal-hal aneh dalam mimpi. Tapi bagaimana jika kita melihatnya saat sedang tidak bermimpi? Ini disebut dengan hypnagogic hallucination yang terjadi selama transisi dari bangun tidur.
Orang yang mengalami hypnagogic hallucination biasanya mendengar suara-suara atau melihat hal-hal aneh di kamar mereka.

5. Sindrom Kepala Meledak (Exploding Head Syndrome)
Sindrom kepala meledak tidak benar-benar meledakkan kepala. Gangguan ini terjadi selama tidur nyenyak, ketika orang tiba-tiba bangun dengan terkejut oleh suara keras dan tajam.
Tidak ada rasa sakit atau bahaya yang terjadi pada sindrom ini. Penyebab pasti sindrom kepala meledak pun belum diketahui, tapi diyakini hal ini terkait dengan penyakit serius.

6. Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)
Selama tidur, aktivitas dan otot-otot tubuh menjadi tidak bergerak. Ini kelumpuhan sementara, meskipun kadang-kadang kelumpuhan tetap ada bahkan setelah orang terbangun.
Biasanya kelumpuhan tidur diikuti dengan halusinasi. Orang yang mengalami kelumpuhan tidur merasa dihancurkan dan tercekik.

7. Perilaku Gangguan REM (Rapid-eye-movement atau Gerak Bola Mata Cepat)
Gangguan perilaku tidur REM terjadi paling sering pada orang dewasa yang lebih tua, dan dapat merupakan gejala penyakit Parkinson, gangguan neurologis degeneratif.

8. Gangguan Tidur yang Berhubungan dengan Makanan
Orang dengan gangguan ini akan makan pada saat malam hari. Biasanya orang yang mengalami ini akan kehilangan sedikit memori di keesokan harinya. Beberapa kasus cukup membahayakan, karena mereka bisa saja menggunakan pisau atau menyalakan kompor.

9. Seksomnia
Seksomnia atau Sexual Behaviour in Sleep (SBS) adalah kebiasaan seksual yang terjadi ketika seseorang sedang tidur. Seksomnia dapat mengganggu (erangan seksual yang keras), berbahaya (masturbasi merugikan) atau bahkan kriminal (kekerasan seksual atau pemerkosaan).

10. Insomnia
Insomnia adalah kesulitan atau ketidakmampuan untuk tidur nyenyak. Hal ini dapat menyebabkan iritasi dan kurangnya konsentrasi pada siang hari, dan jangka panjang kurang tidur dapat benar-benar berbahaya.

Itulah 10 macam gangguan tidur yang menakutkan bagi setiap orang yang mengalaminya. Kurang tidur telah dikaitkan dengan obesitas, tekanan darah tinggi dan serangan jantung, di antara gejala buruk lainnya. Sumber : health.detik.com

Jumat, 09 Maret 2012

Tips Menghilangkan Bulu Ketiak Secara Alami

Tips Cara Mudah Menghilangkan Bulu Ketiak Secara Alami. Mempunyai bulu ketiak [ketek] kadang bikin gak nyaman dan kurang percaya diri [PD], khususnya buat cewek-cewek. Apalagi kalo bulu ketiak’nya lumayan lebat alias banyak, pasti semakin mengganggu kepercayaan diri seseorang, dan pastinya bikin minder untuk menggunakan pakaian yang tak berlengan.

Tips Menghilangkan Bulu Ketiak Secara Alami

Buat kamu yang punya masalah dengan bulu ketiak alias ketek, mempengaruhi bau badan menjadi berbau asam dan gak wangi. Berikut ada beberapa cara mengatasi masalah bulu ketiak, beberapa tips dan cara mudah menghilangkan bulu ketiak secara alami dan gak sakit.

Cara Menghilangkan Bulu Ketiak Secara Alami Pertama:
Setelah kamu mencabut bulu ketiak [ketek], gosoklah dengan menggunakan kunyit yang sebelumnya udah dicelupkan terlebih dahulu ke dalam air kapur sirih.

Cara Menghilangkan Bulu Ketiak Secara Alami Kedua:
- Ambil 20 biji jintan putih,
- 3 kapur barus yang seukuran kelereng.
- Tumbuk semua bahan itu dicampur dengan air perasan jeruk nipis.
- Oleskan pada ketiak yang sebelumnya telah dicukur/dicabut hingga bersih.

Cara Menghilangkan Bulu Ketiak Secara Alami Ketiga:
- Ambil 20 merica dan 3 butir kapur barus seukuran kelereng.
- Tumbuklah semua bahan tersebut,
- Lalu campur dengan minyak tanah atau minyak kelapa.
- Oleskan pada ketiak kamu sebelum tidur. D
engan cara ini, bulu ketiak kamu akan rontok dengan sendirinya.

Dengan mengetahui tips menghilangkan bulu ketiak secara alami diatas, Semoga bisa membantu kamu [khususnya cewek] yang punya masalah dengan bulu ketek. Disalin Arie Pinoci dari berbagai sumber. Baca juga Penyebab Rambut Rontok.

Senin, 27 Februari 2012

17 Faktor Penyebab Rambut Rontok

Faktor Faktor Penyebab Rambut Rontok: Mempunyai masalah Rambut Rontok memang menyebalkan dan kadang membuat malu, karena rambut akan berkurang lebih cepat, bahkan kadang ada yang mengalammi kebotakan. Berbagai cara mengatasi rambut rontok dilakukan, mulai dari Tips mengatasi rambut rontok secara alami hingga memakai obat-obatan. Tapi sebelumnya taukah kamu penyebab Rambut Rontok?

Faktor Penyebab Rambut Rontok

Mungkin banyak yang melakukan perawatan rambut dan mungkin mencari cara mengatasi rambut rontok. Tapi sebelumnya ketahui beberapa Faktor Penyebab Rambut Rontok berikut:

* Faktor dari Dalam
Faktor dalam adalah faktor yang timbul dari tubuh/badan kita sendiri.
Misalnya:
- Stress
- Sakit
- Kurang tidur
- atau sedang banyak masalah.
Solusinya adalah relaxasi, refreshing, dan konsultasi ke dokter.

* Stress
Stress baik itu mental atau fisik dapat menyebabkan kerontokan pada rambut. Saat sedang stres, tubuh memproduksi hormon kortisol dan noradrenalin. Kedua hormon ini membuat rambut "beristirahat" dan tidak memproduksi rambut baru.
Jadi selama stres, kerontokan rambut mungkin gak akan bertambah, tapi rambut yang rontok ini gak akan digantikan oleh rambut yang baru.
Kabar baiknya, kondisi ini hanya akan bertahan selama stres berlangsung. Setelah stres berakhir, sel-sel rambut pun akan kembali berproduksi.

* Umur
Pada tingkat waktu tertentu, pertumbuhan rambut akan berhenti namun kerontokan tetap terjadi.

* Kurangnya Nutrisi
Kurangnya mengonsumi makanan yang sehat pastinya akan berpengaruh buruk pada rambut yang menyebabkan kurangnya makanan untuk rambut. Sehingga Rambut jadi lemah dan mudah Rontok.

* Jamur
Ada beberapa jenis jamur menyebabkan penyakit yang kemudian mengakibatkan kerontokan pada rambut, seperti dermatophytosis dan ketombe.

* Trikotilomania
Ganguan mental yang membuat seseorang untuk menjambak rambut sendiri sehingga mengalami rambut rontok yang parah.

* Penyakit
Beberapa penyakit atau sakit yang pernah diderita ternyata dapat menyebabkan kerontokan pada rambut.
Seperti:
- Kanker
- Lupus
- Diabetes
- dan lain-lain

* Merokok
Selain buruk bagi kesehatan, Zat kimia dalam rokok mengganggu pertumbuhan rambut. Merokok juga dapat menghambat suplai oksigen ke rambut, yang menyebabkan rambut kekurangan nutrisi. Selain itu, merokok juga terbukti mempercepat proses penuaan, dan salah satu tanda penuaan adalah rambut rontok, bahkan kebotakan pada pria.

* Diet yang Ketat
Masalah ini yang paling sering terjadi pada wanita. Karena ingin memiliki tubuh yang langsing, diet pun dilakukan habis-habisan hingga tanpa sadar tubuh kekurangan nutrisi dan vitamin. Tentunya nutrisi untuk rambut pun jadi tak tercukupi.
Diet berlebihan juga membuat berat badan turun drastis dalam waktu singkat, dan ini membuat batang rambut menjadi lemah, mudah patah, dan mudah tercabut dari akarnya.

* Hormon dan Keturunan
Kerontokan rambut bisa disebabkan karena keturunan, melalui gen yang diturunkan dari anggota keluarga yang mengalami kerontokan rambut.
Dan juga hormon yang berubah saat masa kehamilan dapat menyebankan rambut rontok terutama ketika adanya peningkatan hormon testoteront.

* Gigi Berlubang
Jangan anggap remeh gigi berlubang, apalagi kalo udah mencapai tahap infeksi. Tubuh akan memproduksi lebih banyak sel darah putih untuk melawan infeksi, dan sel darah putih itu akan terdistribusikan ke folikel rambut, yang akan membuatnya berhenti memproduksi rambut sama sekali.
Kalo dibiarin, gak jarang pasien infeksi gigi mengalami kebotakan di satu area kecil di kepala. Lokasi kerontokan biasanya dekat dengan posisi gigi yang terkena infeksi. Pada pria, terkadang infeksi gigi juga berpengaruh pada kerontokan alis atau janggut.

* Faktor Pemakaian Shampoo
Pemakaian shampoo sangat berpengaruh, kalo kamu salah memilih shampoo, maka rambut kamu yang jadi korbannya.
Pilihlah shampoo yang benar-benar cocok untuk rambut kamu. Kalo kamu bingung memilih shampoo, konsultasikan ke dokter. Disarankan agar memilih shampoo yang terbuat dari bahan-bahan alami. Karena bahan-bahan alami gak merusak rambut.

* Pengobatan
Beberapa pengobatan juga memiliki efek yang menyebabkan rambut rontok, seperti kemoterapi. Kalo saat mengkonsumsi obat menyebabkan rambut rontok, lebih baik segera berkonsultasikan dengan dokter.

* Faktor Luar
Faktor luar adalah faktor debu, atau dari lingkungan. Kalo kamu menghabiskan waktu sehari atau melakukan rutinitas di luar rumah, tentunya mengalami faktor luar ini. Untuk mengatasinya, disarankan untuk sesering mungkin membersihkan rambut dan melakukan perawatan rambut.

* Sinar Matahari
Sinar matahari baik buat kita, terutama untuk menstimulasi produksi vitamin D. Tapi kalo rambut terlalu lama terekspos sinar matahari tanpa perlindungan sama sekali, rambut bukan aja jadi kering dan rapuh, tapi juga bercabang.

* Polusi
Tinggal di kota membuat kita rentan polusi. Asap knalpot kendaraan bermotor adalah jenis polusi yang terburuk buat rambut, karena kalo terpapar pada rambut dapat menyebabkan rambut jadi lemah dan mudah rontok.
Tinggal di desa gak menjamin rambut bebas terkena polusi, karena ternyata pestisida yang digunakan untuk membasmi hama di sawah dan kebun juga dapat menyebabkan kerontokan kalo terpapar pada rambut.

* Bahan Kimia Dalam Produk Rambut
Meluruskan, mengeriting, mewarnai, dan berbagai jenis perlakuan pada rambut yang biasa dilakukan di salon, pasti menggunakan produk yang mengandung bahan kimia.
Sekali dua kali gak apa, tapi kalo terlalu sering mengotak-atik rambut dengan produk-produk ini justru akan membuat rambut rapuh mudah rontok dan rusak.

Untuk menghindari terjadinya rambut rontok, ada baiknya mengetahui 17 faktor penyebab rambut rontok diatas. Jadi, kita bisa menghindari rambut rontok atau mencari tips mengatasi rambut rontok. Disalin Arie Pinoci dari berbagai Sumber.

Selasa, 20 Juli 2010

10 Penyakit Kelamin Akibat Seks Bebas

Inilah 10 Penyakit Kelamin Akibat Seks Bebas: Melakukan seks bebas selain bisa mengakibatkan kehamilan diluar nikah, beresiko juga tertular penyakit kelamin yang sangat mengerikan. Seks bebas yang dilakukan berganti pasangan menurut Centers for Diseases Control and Prevention di Atlanta menyebutkan, ada 10 penyakit menular lewat seks.

Penyakit Kelamin Akibat Seks Bebas

Berikut inilah 10 penyakit kelamin akibat seks bebas dan sering gonta ganti pasangan:

1. Herpes Genital
Hampir 31 juta orang Amerika, satu per enam jumlah penduduk Amerika-pernah menderita herpes genital. Herpes, yang disebabkan oleh virus herpes simplex tipe 2, adalah infeksi seumur hidup yang menyebabkan lecet-lecet pada alat kelamin yang biasanya datang dan pergi.
Ada pria yang tidak menunjukkan gejala apa pun, tetapi mereka tetap bisa menulari orang lain. Acydovir (Zovirox), sebuah obat yang diresepkan, dapat meringankan gejala-gejalanya, tetapi tidak menyembuhkan. Lecet-lecet karena herpes tersebut bisa meningkatkan risiko tertular AIDS melalui luka di darah.

2. Sifilis (Penyakit Raja Singa)
Juga dikenal dengan nama Great Imitator karena gejala-gejala awalnya mirip dengan gejala-gejala sejumlah penyakit lain. Sifilis sering dimulai dengan lecet yang tidak terasa sakit pada penis atau bagian kemaluan lain dan berkembang dalam tiga tahap yang dapat berlangsung lebih dari 30 tahun.
Secara umum, penyakit ini dapat membuat orang yang telah berumur sangat menderita, karena dapat mengundang penyakit jantung, kerusakan otak, dan kebutaan. Apabila tidak diobati, penyakit ini juga dapat menyebabkan kematian. Kira-kira 120.000 orang di AS tertular sifilis tiap tahun.

3. Gonore (Kencing Nanah)
Penyakit ini telah dikenal sejak dahulu, menyerang sekitar 1,5 juta orang Amerika, baik pria maupun wanita, setiap tahun. Meskipun sering tanpa gejala, infeksi bakteri ini dapat menyebabkan rasa sakit saat buang air kecil dan mengeluarkan nanah setelah dua hingga sepuluh hari. Kalau tidak diobati, penyakit ini dapat berkembang menjadi artritis, lepuh-lepuh pada kulit, dan infeksi pada jantung atau otak. Gonore dapat disembuhkan dengan antibiotika.

4. Klamidia
Kondisi ini mempunyai gejala mirip gonore, walaupun bisa juga muncul tanpa gejala. Di Amerika, klamidia termasuk penyakit yang paling mudah diobati, tetapi mudah juga menginfeksi, yaitu sekitar 4 juta orang setiap tahun. Penyakit ini dapat menyebabkan artritis parah dan kemandulan pada pria. Seperti sifilis dan gonore, penderitanya dapat disembuhkan dengan antibiotika.

5. Jengger Ayam atau Kutil di kelamin (Genital wart)
Di Amerika, kasus kutil pada alat kelamin ini mencapai 1 juta setiap tahunnya. STD ini disebabkan oleh sejenis virus papiloma, yang terkait dengan kanker penis serta anus. Obatnya tidak ada, walaupun kutil yang terjadi dapat dihilangkan melalui operasi atau dibakar, atau dibekukan. Akan tetapi setelah itu gejala yang sama dapat datang kembali.

6. Hepatitis B
Penyakit ini dapat berlanjut ke sirosis hati atau kanker hati. Setiap tahun kasus yang dilaporkan mencapai 200.000, walaupun ini satu-satunya STD yang dapat dicegah melalui vaksinasi.

7. Kanker Prostat
Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Karin Rosenblatt dari University of Illinois, diketahui bahwa dari 753 pria yang disurvei, terdapat hubungan antara kanker prostat dan banyaknya berhubungan seksual dengan beberapa orang. Pria yang sering melakukan seks dengan banyak wanita berisiko 2 kali lipat terkena kanker prostat.

8. Kanker Serviks (leher rahim)
Hampir 95 persen kanker serviks disebabkan oleh Human Papiloma Virus (HPV), dan 33 persen wanita dilaporkan punya virus tersebut,yang menyebabkan adanya sakit di leher rahim. Virus ini bisa menular lewat hubungan seksual, dan laki-laki pun bisa tertular oleh virus ini.

9. HIV/AIDS
Pertama kali ditemukan pada tahun 1984. AIDS adalah penyakit penyebab kematian ke-6 di dunia, baik bagi wanita maupun pria. Virus yang menyerang kekebalan tubuh ini bisa menular melalui darah dan sperma pada saat berhubungan seksual. Hingga kini vaksinnya masih dikembangkan namun belum terbukti ampuh mencegah penularannya.

10. Trichomoniasis
Bisa menyebabkan daerah di sekitar vagina menjadi berbuih atau berbusa. Ada juga yang tidak mengalami gejala apapun. Penyakit ini bisa menyebabkan bayi terlahir prematur jika sang ibu menderita penyakit ini saat hamil.
Sangat penting mengetahui bahwa hubungan seksual bukan hanya sekedar hubungan intim. Kontak seksual seperti ciuman, oral seks dan penggunaan alat bantu seks seperti vibrator juga berisiko menularkan virus.

Cara untuk mencegah penyebaran 10 penyakit kelamin akibat Seks Bebas adalah dengan berhubungan seks dengan satu pasangan (suami/istri). Disarankan juga menggunaan kondom untuk meminimalisir penularan penyakit. Tapi yang terpenting jangan melakukan seks bebas diluar nikah. :) Disalin Arie Pinoci dari berbagai sumber.